Senin, 06 Juni 2011

Legenda Daging Bakar


Medan memang terkenal dengan aneka ragam kuliner dan rumah makan Sipirok adalah msalah satu legenda kuliner di Kota Medan. Tidak hanya bagi masyarakat asli Sipirok perantauan, tapi hampir semua orang sudah sepakat bahwa tempat makan yang dulunya mirip warung ini memiliki sihir citarasa yang kuat. Menu-menu yang membuat orang selalu ingin kembali dan berebutan meja keesokan harinya adalah daging bakar campur sambal bawang, nasi sayur, ikan teri goreng kering sambal, ubi rebus tumbuk halus, tumis bunga kates campur rimbang, sop sum-sum tulang kerbau, ikan mas asam pedas, gulai ikan sale dan sambal pati.

Sayang sekali saya kehabisan sop sum-sum tulang kerbau karena baru tiba setelah lewat pk 12:00, sehingga akhirnya saya pun memesan sup daging special dengan harga hanya 15 ribu, daging bakar, sambal teri balado. Semua menu tersebut dihidangkan juga dengan berbagai macam sayuran khas Sipirok, sebuah daerah dataran tinggi di Tapanuli Selatan, seperti tumis bunga pepaya di campur kikil, daun ubi tumbuk, dan rebusan daun ubi.

Untuk harga sop sum-sum nya Rp.30.000,sedangkan sop special cukup membayar Rp.15.000 dan daging bakar hanya dengan Rp.7.000 saja. Adapun Gulai ikan sale satu porsi dihargai Rp 7.000, sementara untuk satu porsi ikan mas pengunjung cukup membayar Rp 6.000.

Daging bakarnya berupa berupa potongan kecil daging sapi yang dibakar lalu dikukus dan dimakan bersama saus berupa sambal asam, ini ruar biasa top nya. Agar lembut, dagingnya dipilih hanya daging has atau daging bagian di antara pinggul sapi dan pahanya.
Potongan kecil daging bakar ini disajikan dengan taburan saus sambal asam. Sambal asam ini juga khas Sipirok. Dibuat dari cabai merah mentah yang digiling halus dan dicampur perasaan jeruk nipis serta rajangan bawang merah.

Zulfikar, sang pemilik rumah makan, mengatakan, semua masakan ini merupakan hasil racikan istrinya, Yusniar, yang berasal dari Sipirok. Di tangan Yusniar, proses masakan ini berlangsung mulai dari proses membuat bumbu hingga mengolahnya dan memasaknya. Karena faktor sang istri jugalah rumah makan ini hanya buka mulai pukul 10.30 WIB hingga 14:30 WIB saja

Jadi kalau mau berkunjung ke Medan, dan sempat mampir ke RM Sipirok ini, pastikan dan pastikanlah .. bahwa anda datang sebelum jam 12.00, kalau tidak anda akan menyesal karena kehabisan makanan favorit sana yaitu sop sum-sum tulang kerbau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar